Komunikasi Digital dan Monetisasi Kreatif: Affiliate, Ads, dan Kolaborasi Merek
DOI:
https://doi.org/10.61105/jise.v4i1.464Keywords:
Affiliate, Creative Economy, Digital Marketing, Digital Literacy, Marketing Ethics, MonetizationAbstract
The contemporary media ecosystem rapidly shifts message production to algorithm-based platforms, generating economic value from digital content. However, this opportunity must be balanced with adequate marketing communication literacy among the younger generation, particularly high school students, to navigate emerging ethical and compliance challenges. Addressing this urgency, this Community Service (PKM) program aims to enhance digital marketing communication literacy and responsible monetization skills among students at Santa Maria High School in Cirebon. The intervention is designed as an interactive face-to-face workshop covering two main areas: (1) core concepts including integrated message planning, channel selection, and ethical compliance (sponsor disclosure, copyright, privacy); and (2) structured practice involving scriptwriting, content production, and monetization simulations (affiliate, platform advertising, and brand collaboration), utilizing Claude Sonnet 4.6 for publication ideation and optimization. The theoretical framework integrates Integrated Marketing Communications, Uses and Gratifications, and Diffusion of Innovations to ensure message consistency and readiness to adopt new digital features. Evaluation is conducted through pre-post-test questionnaires to assess improvements in knowledge, attitudes, and practical readiness. Program outputs include formal reports, national journal publications, prototype reports, and intellectual property rights. Ultimately, this initiative aligns with the RIP-PKM agenda to strengthen community communication quality and develop a talent-based creative economy that is ethical, effective, and measurable.
Ekosistem media kontemporer bergerak cepat ke ranah digital, menempatkan produksi dan sirkulasi pesan pada platform berbasis algoritma, serta membuat nilai ekonomi tercipta dari konten yang diproduksi. Peluang ini juga harus diimbangi dengan kesiapan literasi komunikasi pemasaran di kalangan generasi muda, khususnya pelajar SMA. Adanya bentuk baru dari pemasaran digital juga menimbulkan kendala baru dalam hal isu etika dan kepatuhan. Di sinilah urgensi program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) untuk sekolah menengah. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi komunikasi pemasaran digital dan kapasitas keterampilan monetisasi yang bertanggung jawab pada siswa SMA Santa Maria Cirebon. Intervensi dirancang dalam bentuk workshop tatap muka, yang berisikan: (1) penguatan konsep inti—perencanaan pesan terpadu, pemilihan kanal, dan kepatuhan etika (disclosure sponsor, hak cipta, privasi); (2) praktik terstruktur—penyusunan naskah, produksi konten, serta simulasi alur monetisasi melalui tiga skema utama (afiliasi, iklan platform, dan kolaborasi merek) termasuk pemanfaatan alat berbasis AI untuk ide dan optimasi publikasi. Kerangka teoretis mengintegrasikan Integrated Marketing Communications guna memastikan konsistensi pesan, relevansi kebutuhan audiens, dan kesiapan adopsi fitur baru. Evaluasi dilakukan melalui pra–pasca uji (kuesioner) untuk menilai peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesiapan praktik. Luaran meliputi laporan, publikasi di jurnal nasional, laporan prototype, dan hak kekayaan intelektual berupa hak cipta. Program ini selaras dengan RIP-PKM pada agenda penguatan kualitas komunikasi masyarakat dan kontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif berbasis talenta muda yang etis, efektif, dan terukur.
Downloads
References
Alifia, I. S., & Romadhan, M. I. (2025). Monetasi konten program brownis trans tv di youtube: proses dan dampaknya. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 5(04), 45–50. https://doi.org/10.69957/RELASI.V5I04.1945
Aruan, S. H., Purba, H., & Hutabarat, F. (2024). Pengaruh Penggunaan Layanan Influencer, Konten Pemasaran Digital, Dan Perasaan Senang Dalam Berbelanja Terhadap Niat Membeli Di Media Sosial Tiktok Sebagai Moderasi Adaptasi Informasi. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 7(4), 7051–7064. https://doi.org/10.31539/COSTING.V7I4.9895
Awali, H. (2020). Urgensi Pemanfaatan E-Marketing Pada Keberlangsungan UMKM Di Kota Pekalongan Di Tengah Dampak Covid-19. BALANCA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.35905/balanca.v2i1.1342
Badri, M. (2022). Pribumi Digital Moderat: Profil Kecakapan Komunikasi Digital Generasi Z. Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM), 5(2), 291–303. https://doi.org/10.38194/JURKOM.V5I2.653
Bhattacharya, S., Gaurav, K., & Ghosh, S. (2019). Viral marketing on social networks: An epidemiological perspective. Physica A: Statistical Mechanics and Its Applications, 525, 478–490. https://doi.org/10.1016/J.PHYSA.2019.03.008
Budiana, H. R., Koswara, A., & Syuderajat, F. (2023). Pelatihan Komunikasi Publik Dengan Pendekatan Kehumasan Bagi Aparatur Pemerintah di Wilayah Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1), 92–101. https://doi.org/10.32509/ABDIMOESTOPO.V6I1.2455
Darodjat, R., Kusmayanti, H., & Safaatul Barkah, C. (2025). Monetisasi Usaha Mikro Melalui Konten Media Sosial Dan Transaksi Digital. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 985–996. https://doi.org/10.24198/KUMAWULA.V8I3.62443
Darsono, D., Sukmawati, E., Widodo, Z. D., Tanipu, F., Susilowati, E. M., & Tahirs, J. P. (2023). Dinamika Kolaborasi Industri dalam Ekosistem Ekonomi Kreatif: Studi Literatur. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 5185–5192. https://doi.org/10.31004/JPTAM.V7I2.7011
Deuze, M. (2021a). Challenges and Opportunities for the Future of Media and Mass Communication Theory and Research: Positionality, Integrative Research, and Public Scholarship. Central European Journal of Communication, 14(1(28)), 5–26. https://doi.org/10.51480/1899-5101.14.1(28).1
Deuze, M. (2021b). On the "˜grand narrative´ of media and mass communication theory and research: a review. Profesional de La Información, 30(1), 1–13. https://doi.org/10.3145/EPI.2021.ENE.05
e-Conomy SEA 2024: Profits on the rise, harnessing SEA’s advantage. (2024). https://www.temasek.com.sg/content/dam/temasek-corporate/news-and-views/resources/reports/e_Conomy_SEA_2024_report.pdf
Etika Pariwara Indonesia. (2020). https://p3i-pusat.com/wp-content/uploads/2020/05/Etika-Pariwara-Indonesia-versi-2020.pdf?utm_source=chatgpt.com
Fauziyyah, S. N., & Rina, N. (2020). Literasi Media Digital: Efektivitas Akun Instagram @infobandungraya Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers: -. MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 13–24. https://doi.org/10.35326/MEDIALOG.V3I1.479
Irena. Lydia, & Sari, W. P. (2020). Komunikasi Digital Generasi Z dalam Membangun Industri Kreatif Tanah Air. In N. Pandrianto, R. Oktavianti, & W. P. Sari (Eds.), Digitalisasi dan Humanisme dalam Ekonomi Kreatif. PT. Gramedia Pustaka Utama. https://works.bepress.com/wulan-purnamasari/57/
Kemp, S. (2025, February 25). Digital 2025: Indonesia. DataReportal. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia?utm_source=chatgpt.com
Marlinah, L. (2017). Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif. Cakrawala - Jurnal Humaniora, 17(2), 258–265. https://doi.org/10.31294/JC.V17I2.2488
Natale, S., & Ballatore, A. (2014). The web will kill them all: new media, digital utopia, and political struggle in the Italian 5-Star Movement. Media, Culture & Society, 36(1), 105–121. https://doi.org/10.1177/0163443713511902
Pambudi, R., Budiman, A., Rahayu, A. W., Sukanto, R. N. A., & Hendrayani, Y. (2023). Dampak Etika Siber Jejaring Sosial Pada Pembentukan Karakter Pada Generasi Z. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(3), 289–300. https://doi.org/10.36418/SYNTAX-IMPERATIF.V4I3.262
Purbasari, R., Sukmadewi, R., Kurniawati, L., & Muttaqin, Z. (2025). Pemberdayaan Wirausaha Digital Wanita: Pelatihan Pembuatan Kemasan Produk dan Katalog Digital Bagi Kader PKK dan Ibu Rumah Tangga. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 337–352. https://doi.org/10.24198/KUMAWULA.V8I1.59799
Rahmawan, D., Mahameruaji, J. N., & Anisa, R. (2019). Pengembangan konten positif sebagai bagian dari gerakan literasi digital. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(1), 31–43. https://doi.org/10.24198/JKK.V7I1.20575
Rozaki, A. F. (2024, November 7). Mengenal Delapan Misi “Asta Cita” Pemerintahan Prabowo-Gibran. RRI.Co.Id. https://www.rri.co.id/lain-lain/1103608/mengenal-delapan-misi-asta-cita-pemerintahan-prabowo-gibran
Sari, W. P., & Paramita, S. (2022). Viral Marketing di Media Sosial Sebagai Gaya Baru Komunikasi Pemasaran. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 6(2), 309–319. https://doi.org/10.24912/JMIEB.V6I2.20243
Supriatna, T., Juhandi, D., & Rasipan, R. (2022). Promosi Media Sosial dan Literasi Digital Terhadap Kinerja Pemasaran yang di Moderasi Akses Fasilitas Digital: MASTER: Jurnal Manajemen Strategik Kewirausahaan, 2(2), 167–178. https://doi.org/10.37366/MASTER.V2I2.481
Turnip, E. Y., & Siahaan, C. (2021). Etika Berkomunikasi Dalam Era Media Digital. JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA, 3(04), 38–45. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/659
Utari, P. (2023). False Dichotomy: Building Awareness of Mass and Interpersonal Communication Convergence in the Era of Digital Technology in Indonesia. Jurnal ASPIKOM, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.24329/ASPIKOM.V8I1.1220
Watajdid, N. I., Lathifah, A., Andini, D. S., & Fitroh, F. (2021). Systematic Literature Review: Peran Media Sosial Instagram Terhadap Perkembangan Digital Marketing. Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science), 20(2), 163–179. https://doi.org/10.14710/JSPI.V20I2.163-179
Wibisana, E. (2024, August). Nilai Tambah Ekonomi Kreatif Capai 55,65 Persen Dari Target Tahun 2024. Kemenparekraf.Go.Id. https://pemasaranekraf.kemenparekraf.go.id/berita/nilai-tambah-ekonomi-kreatif-capai-5565-persen-dari-target-tahun-2024/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wulan Purnama Sari, Claribel Halim, Tracy Zagitania, William Pradipta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
























