Pemanfaatan Instagram sebagai Media Edukasi Investasi: Analisis Multimodal Akun @AKADEMICRYPTOCOM

Authors

  • Ahmad Vicky Nihalani Bisri Universitas Nurdin Hamzah
  • Samia Elviria Universitas Nurdin Hamzah
  • Yusnaini Yusnaini Universitas Nurdin Hamzah

DOI:

https://doi.org/10.61105/issr.v4i1.368

Keywords:

cryptocurrency education, digital communication, Instagram, multimodal analysis

Abstract

This study aims to analyze the use of Instagram as a medium for cryptocurrency investment education on the account @akademicryptocom through a multimodal content analysis approach. The analytical framework is based on multimodality theory developed by Gunther Kress and Theo van Leeuwen, which emphasizes the integration of various semiotic modes in meaning-making. This research employs a qualitative method using observation and documentation techniques on Feed and Reels content published by the account. The analysis focuses on how textual, visual; audio, movement, and layout elements are constructed to convey educational messages related to cryptocurrency investment. The findings indicate that @akademicryptocom utilizes visual strength, informative design, and relatively simple language to enhance audience understanding. The integration of these multimodal elements contributes to the development of systematic and accessible educational content for social media users. However, the effectiveness of educational communication still faces several challenges, including limited two-way interaction, the use of technical terms that are not fully simplified, and potential distractions inherent in the social media environment. This study highlights that optimizing multimodal strategies is essential for improving the quality and effectiveness of cryptocurrency investment education on Instagram.

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Instagram sebagai media edukasi investasi kripto pada akun @akademicryptocom melalui pendekatan analisis konten multimodal. Kerangka analisis mengacu pada teori multimodalitas yang dikembangkan oleh Gunther Kress dan Theo van Leeuwen, yang menekankan integrasi berbagai mode semiotik dalam membangun makna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap konten Feed dan Reels yang dipublikasikan akun tersebut. Analisis difokuskan pada bagaimana elemen teks, visual, audio, gerak, dan tata letak dikonstruksi untuk menyampaikan pesan edukatif terkait investasi kripto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @akademicryptocom memanfaatkan kekuatan visual, desain informatif, serta penggunaan bahasa yang relatif sederhana untuk meningkatkan pemahaman audiens. Integrasi elemen multimodal tersebut berkontribusi dalam membangun pesan yang lebih sistematis dan mudah diakses oleh pengguna media sosial. Namun demikian, efektivitas komunikasi edukatif masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain keterbatasan interaksi dua arah, penggunaan istilah teknis yang belum sepenuhnya disederhanakan, serta potensi distraksi yang melekat pada karakteristik platform media sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi strategi multimodal menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas komunikasi edukasi investasi kripto di Instagram.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayuningtyas, A., Widati, S. T., & Suparno. (2023). The effectiveness of social media in increasing financial literacy among MSME actors in Indonesia. ISC-BEAM Journal. 3(2) 46-55 https://doi.org/10.21009/ISC-BEAM.013.01

Elviria, S., Mairita, D., & Arzeti, D. (2025). Analisis Linguistik Multimodal dalam Komunikasi Digital Universitas Nurdin Hamzah Jambi: Strategi Pembentukan Brand Identity. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 9(3), 15-28. https://doi.org/10.31604/jim.v9i3.2025.1559-1569

Firdausiyah, H., Meilia Syahreni, J., & Kolin, R. R. (2024). Kampanye anti-bullying pada konten Instagram @peacegenid: Analisis semiotika multimodal Kress dan van Leeuwen. ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 15(2) 51-67. https://doi.org/10.24235/orasi.v15i2.18293

Fitriani, Y. (2021). Pemanfaatan media sosial sebagai media penyajian konten edukasi atau pembelajaran digital. Journal Of Information System, Applied, Management, Accounting and Research, 5(4), 1006-1013. doi:10.52362/jisamar.v5i4.609

Kress, G., & van Leeuwen, T. (2001). Multimodal discourse: The modes and media of contemporary communication. Arnold.

Nadhifah, N. B. U., & Christabella, F. (2022). Analisis wacana multimodal pada akun Instagram @elly.risman dan @ajobendri. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi, 4(3), 178–196. https://doi.org/10.24014/jrmdk.v4i3.24709

Nadia, P., & Hadiyanto, H. (2025). Hubungan antara konten Feed Instagram @lps_idic dengan literasi keuangan Gen Z terkait program penjaminan simpanan. EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 5(3) 79-91. https://doi.org/10.53682/edutik.v5i3.11845

Nuroniyah, L., Junaidi, Rini, MM. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan dengan Aktivitas Media Sosial terhadap Kebiasaan Investasi Instrumen Keuangan Syariah pada Generasi Muda. Jurnal Media Akademik (JMA). 6(2) 50-62. https://doi.org/10.62281/v2i6.581

Putri, A. E. S., & Purnomo, A. S. D. (2025). Pengaruh FoMO dan financial influencer di media sosial terhadap keputusan investasi cryptocurrency generasi Z dengan literasi kripto sebagai variabel moderasi. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4), 2338–2351. https://doi.org/10.34125/jmp.v10i4.1144

Rahmatia, A., Awang, H. S., & Bura, A. Y. (2025). Peran media sosial dalam meningkatkan literasi digital: Kajian literatur dan studi kasus. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 8(1), 61–70. https://ejournal.warunayama.org/index.php/triwikrama/article/view/12738

Rajagukguk, R. J., & Susanti, E. (2025). Peranan sosial media dalam mengedukasi generasi muda mengenai literasi keuangan untuk membangun kebiasaan menabung. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(2), 1717. https://doi.org/10.32884/ideas.v10i2.1717

Sivakumar, A., Jayasingh, S., & Shaik, S. (2023). Social media influence on students’ knowledge sharing and learning: An empirical study. Education Sciences, 13(2), 74-88. https://doi.org/10.3390/edsci13070745

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Walwii A, K., Hapsari, T., & Pratiwi, R. (2026). Peran Literasi Keuangan Digital dan Tren Investasi Digital terhadap Investasi Cryptocurrency pada Generasi Muda. IKRAITH-EKONOMIKA, 9(2), 343-351. https://doi.org/10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.5538

We Are Social & Hootsuite. (2024). Digital 2024: Indonesia. We Are Social.

Downloads

Published

2026-03-05

How to Cite

Bisri, A. V. N., Elviria, S., & Yusnaini, Y. (2026). Pemanfaatan Instagram sebagai Media Edukasi Investasi: Analisis Multimodal Akun @AKADEMICRYPTOCOM. Indonesian Social Science Review, 4(1), 48–58. https://doi.org/10.61105/issr.v4i1.368

Issue

Section

Articles