Kampanye Destinasi Wisata Melalui Peran Bujang Gadis pada Akun Instagram @bujanggadiskotajambi
DOI:
https://doi.org/10.61105/issr.v3i1.138Keywords:
tourism campaign, instagram, bujang gadisAbstract
Social media-based tourism destination campaigns have become one of the effective strategies in increasing the popularity of regional tourism. This research aims to analyze the role of Bujang Gadis Kota Jambi as tourism ambassadors in promoting tourist destinations through their official Instagram account, @bujanggadiskotajambi. The concepts applied in this research include promotion mix, tourism branding, and communication media. Qualitative is the method used in this research by describing the results obtained. Data were analyzed by content analysis of Instagram posts, in-depth interviews with account managers, and participatory observation of promotional activities. The results showed that the @bujanggadiskotajambi account consistently utilizes Instagram features such as feeds, stories, reels, and IGTV to showcase leading destinations in Jambi, such as Gentala Arasy, Lake Sipin, and Muaro Jambi Temple. Bujang Gadis also maximize their role as local icons in delivering informative and inspiring information through interesting captions and high-quality visual narratives. In addition, the use of hashtags, geotags, and collaboration with local influencers is proven to increase the reach of promotional content. Bujang Gadis Kota Jambi has a role in creating a good image of regional tourism through content on Instagram. The campaign not only increased tourist interest but also motivated the local community to contribute to tourism development. Thus, collaboration between the government, tourism ambassadors, and digital technology is the key to successful promotion of tourist destinations in the modern era.
Kampanye destinasi wisata berbasis media sosial telah menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan popularitas pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bujang Gadis Kota Jambi sebagai duta wisata dalam mempromosikan destinasi wisata melalui akun Instagram resmi mereka, @bujanggadiskotajambi. Konsep yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup bauran promosi, branding pariwisata, dan media komunikasi. Kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mendeskripsikan hasil yang didapat. Data dianalisis dengan analisis konten dari unggahan Instagram, wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta observasi partisipatif terhadap kegiatan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @bujanggadiskotajambi secara konsisten memanfaatkan fitur Instagram seperti feed, stories, reels, dan IGTV untuk menampilkan destinasi unggulan di Jambi, seperti Gentala Arasy, Danau Sipin, dan Candi Muaro Jambi. Bujang Gadis juga memaksimalkan peran mereka sebagai ikon lokal dalam menyampaikan informasi yang informatif dan inspiratif melalui caption yang menarik serta narasi visual berkualitas tinggi. Selain itu, penggunaan hashtag, geotag, dan kolaborasi dengan influencer lokal terbukti meningkatkan jangkauan konten promosi. Bujang Gadis Kota Jambi memiliki peran menciptakan citra baik pariwisata daerah melalui konten di instagram. Kampanye ini tidak hanya meningkatkan minat wisatawan tetapi juga memotivasi masyarakat lokal untuk berkontribusi dalam pengembangan pariwisata. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, duta wisata, dan teknologi digital menjadi kunci keberhasilan promosi destinasi wisata di era modern.
Downloads
References
Agnianto, P. F. T. (2022). Strategi Pemasaran DISBUDPAR Dalam Memperkenalkan Pariwista Kabupaten Bintan. Braz Dent J., 33(1), 1–12.
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta.
Azzahra, U., & Triyono, A. (2024). Integrated Marketing Communication Strategy of Tourism. VII(I), 140–150.
Bungin, B. (2015). Komunikasi Pariwisata (Tourism dan Communication) : Pemasaran dan Brand Destinasi. Prenada Media.
Candra, A. K., & Prasetyo, D. (2022). Strategi Komunikasi Promosi Pariwisata Daerah Oleh Duta Wisata Ikon Cak dan Ning Surabaya. DIGICOM: Jurnal Komunikasi Dan Media, 2(1), 93–100.
Cangara, H. (2014). Perencanaan & Strategi Komunikasi. PT. Raja Grafindo Persada.
El Zuhri, I., & Ninuk Purnaningsih. (2021). Pengaruh Kompetensi Duta Wisata Terhadap Akselerasi Promosi Agrowisata Sawah Solok. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 5(5), 697–714. https://doi.org/10.29244/jskpm.v5i5.883
Ievansyah, I., & Sadono, T. P. (2018). Personal Branding Dalam Komunikasi Selebritis (Studi Kasus Personal Branding Alumni Abang None Jakarta Di Media Sosial “Instagram”). Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 4(02), 149. https://doi.org/10.30813/bricolage.v4i02.1658
Illah, A. N., Sularso, R. A., & Irawan, B. (2019). Pengaruh Citra Destinasi dan E-WOM di Media Sosial Instagram serta Persepsi Konsumen Terhadap Keputusan Berkunjung ke Objek Wisata B29 di Kabupaten Lumajang. E-Journal Ekonomi Bisnis Dan Akuntansi, 6(2), 164. https://doi.org/10.19184/ejeba.v6i2.11163
Magfirah, N. K. (2020). Model Komunikasi Pengembangan Wisata Kearifan Lokal Pada Desa Wisata Mukapayung Kabupaten Bandung Barat. JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan), 3(2), 99–116. http://jurnal.unma.ac.id/index.php/jika/article/view/2709
Magfirah, N. K., & Muhaimin, M. (2023). Local Wisdom Based Tourism Branding Efforts on the Site of Orang Kayo Hitam Jambi. Jurnal Komunikasi, 17(1), 25–37. https://doi.org/10.21107/ilkom.v17i1.15574
Maulida, D. (2019). Tourism Destination Branding: Analisis Startegi Branding Wisata Halal “The Light Of Aceh” (Studi Kasus pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Tahun 2015-2016). SOURCE : Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.35308/source.v5i1.1171
Moleong. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Naingolan, Y., Zaini, M., & Althalets, F. (2018). Penggunaan Media Sosia Instagram Untuk Menunjang Peran Duta Wisata 2016-2017 Dalam Mempromosikan Pariwisata Kalimantan Timur. E-Journal Ilmu Komunikasi, 6(3), 136–148.
Oktarina, C. A. (2015). Peran Cak Dan Ning Surabaya Dalam Strategi Promosi. Commonline Departemen Komunikasi, 4(2), 385–396. http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-comm377c53110ffull.pdf
Paul, K. M., Pasoreh, Y., & Grace J. Waleleng. (2017). The Role of Tourism Ambassador Randa Kabilasa in Promoting Palu City’s Tourism Potential. Acta Diurna, VI(1), 1–19.
Pitana, G. & I. K. S. D. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Penerbut Andi.
Qorib, F., & Syahida, A. R. (2018). Pola Komunikasi Pariwisata Pengrajin Keramik Di Kelurahan Dinoyo Kota Malang. Reformasi, 8(2), 151. https://doi.org/10.33366/rfr.v8i2.1102
Rangkuti, F. (2009). Strategi Promosi Yang Kreatif. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Surijah, E. A., Kirana, C., Wahyuni, N. P. J. D., Yudi, P. C., & Astini, N. K. B. (2017). Membedah Instagram: Analisis Isi Media Sosial Pariwisata Bali. Jurnal Psikologi Ilmiah, 9(1), 1–17. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/INTUISI
Undang-Undang RI No. 10 Tentang Kepariwisataan (2009).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Noor Khalida Magfirah, Dendy Seftiawan Eka Syahputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author retains full copyright of the published work, allowing them to reuse and distribute their own work for both commercial and non-commercial purposes. All articles published in ISSR are made openly available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Any use, distribution, or reproduction of the articles, in whole or in part, must include proper attribution to the author(s), ISSR as the original publisher, and a link to the original article. The citation should also indicate if any changes were made to the original work.







