PROSES PEMBUATAN MINUMAN CELUP DARI KOMBINASI KULIT KAYU AKWAY (Drimys .Sp) DAN KAYU MANIS (Cinnamomum .Sp)
Processing and Production of Herbal Dipping Beverages: A Comparison of Akway (Drimys spp.) and Cinnamon (Cinnamomum spp.) Barks
DOI:
https://doi.org/10.61105/jieti.v1i2.55Keywords:
kulit kayu akway, kadar abu, total padatan terlarut, kelayakan usaha, minuman celupAbstract
Kayu akway digunakan terbatas oleh masyarakat papua barat sebagai peningkat stamina. Dengan manfaat yang hampir sama, kayu manis lebih sering digunakan dalam minuman. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formulasi dan kelayakan ekonomi terbaik dari kombinasi serbuk kulit kayu akway dan kayu manis sebagai bahan dasar pembuatan serbuk minuman celup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik kombinasi serbuk kulit kayu akway dan kayu manis didapat pada rasio 30%:70%. Formulasi tersebut menghasilkan kadar abu sebesar 3,27%, total padatan terlarut 2,50° Brix. Panelis menyatakan suka dengan nilai rasa 4,20%, aroma 4,44%, serta warna 4,71%. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha, produksi dari minuman celup tersebut layak untuk diusahakan dengan nilai HPP sebesar Rp. 10.409, harga jual untuk 1 kotak minuman celup (setiap kotak berisi 20 kantong) adalah Rp. 15.000, BEP harga sebesar Rp. 128.143.439/tahun, laba/rugi tahunan sebesar Rp. 241.035.640/tahun dan RC/Ratio sebesar 1,44.
Downloads
References
G. Nemesio Cepeda, M. Meilan Lisangan, I. Silamba, and E. Sartika, “Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Etil Asetat Kulit Kayu Akway (Drymis pipperita Hook. f) Dalam Kaldu Daging Sapi Selama Penyimpanan,” J. Teknol. Ind. Pertan., vol. 26, no. 1, pp. 41–48, 2016.
G. N. Cepeda, M. M. Lisangan, and I. Silamba, “AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT KAYU AKWAY (Drimys piperita Hook f.) TERHADAP BAKTERI PATOGEN (Antibacterial Activities of Akway (Drimys piperita Hook f.) Bark Extracts on Pathogenic Bacteria),” J. Agritech, vol. 35, no. 02, p. 170, 2015, doi: 10.22146/agritech.9403.
G. N. Cepeda, M. M. Lisangan, and I. Silamba, “Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kulit Kayu Akway (Drimys piperita Hook. f.) pada Beberapa Tingkat Konsentrasi, Keasaman (pH) dan Kandungan Garam,” J. Apl. Teknol. Pangan, vol. 8, no. 4, p. 149, 2019, doi: 10.17728/jatp.4692.
G. N. Cepeda, M. M. Lisangan, I. Silamba, N. Nilawati, and E. Syartika, “Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etilasetat Kulit Kayu Akway (Drimys piperita Hook f.) Pada Bakso Daging Sapi Selama Penyimpanan,” J. Apl. Teknol. Pangan, vol. 9, no. 2, pp. 50–56, 2020, doi: 10.17728/jatp.6097.
E. Kurnianto, N. Sugihartini, and H. Nurani, L, “Hubungan antara Konsentrasi Minyak Atsiri Kayu Manis ( C innamomum burmannii Nees Ex Bl .) dalam Lotion dengan Sifat Fisik dan Tingkat Kesukaan Konsumen The Relationship between The Concentration of Essential Oils of Cinnamomum burmannii Nees Ex Bl . in L,” J. BALABA, vol. 13, no. 1, pp. 21–28, 2017.
I. Antasionasti and J. I, “Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kayu Manis (Cinnamomum burmani) Secara In Vitro / Antioxidant Activities Of Cinnamon (Cinnamomum burmani) In Vitro,” J. Farm. Udayana, vol. 10, no. 1, p. 38, 2021, doi: 10.24843/jfu.2021.v10.i01.p05.
I. N. Ilmi, F. Filianty, and V. P. Yarlina, “Sediaan Kayu Manis (Cinnamomum Sp.) sebagai Minuman FungsionalAntidiabetes: Kajian Literatur,” Kim. Padjadjaran, vol. 1, pp. 31–59, 2022, [Online]. Available: https://jurnal.unpad.ac.id/jukimpad.
G. P. Ganda-Putra, N. M. Wartini, and P. T. Ina, “Pengaruh Suhu dan Waktu Distilasi Cairan Pulpa Hasil Samping Fermentasi Biji Kakao Terhadap Karakteristik Distilat Cuka Fermentasi,” Media Ilm. Teknol. Pangan, vol. 2, no. 2, pp. 89–97, 2015.
E. Kinanthi Pangestuti and P. Darmawan, “Analysis of Ash Contents in Wheat Flour by The Gravimetric Method,” J. Kim. dan Rekayasa, vol. 2, no. 1, pp. 16–21, 2021, doi: 10.31001/jkireka.v2i1.22.
Nurhidayah, E. Soeskendarsi, and A. E. Erviani, “Kandungan Kolagen Sisik Ikan Bandeng (Chanos-chanos) dan Sisik Ikan Nilla (Oreochromis niloticus),” Biol. Makassar, vol. 4, no. 1, pp. 39–47, 2019.
P. Marsell, R. Simal, and J. C. Warella, “Analisis Kadar Air dan Kadar Abu Teh Berbahan Dasar Daun Lamun ( Enhalus acoroides),” J. Biol. Pendidik. dan Terap., vol. 8, no. 1, pp. 16–21, 2021.
M. Lestari, E. R. Muhammad Saleh, and H. Rasulu, “Pengaruh Umur Daun Pala Dan Jenis Pengeringan Terhadap Sifat Kimia Dan Organoleptik Teh Herbal Daun Pala,” Techno J. Penelit., vol. 7, no. 2, p. 177, 2018, doi: 10.33387/tk.v7i2.791.
E. Hidayanto and A. Rofiq dan Heri Sugito, “Aplikasi Portable Brix Meter untuk Pengukuran Indeks Bias,” Berk. Fis., vol. 13, no. 4, pp. 113–118, 2010.
E. Priscilla, L. P. Wrassiati, and I. G. A. L. Triani, “CHARACTERISTICS OF ROSELLA HERBAL TEA AND PALM SUGAR AT DIFFERENT FORMULATIONS KARAKTERISTIK TEH HERBAL ROSELLA DAN GULA LONTAR PADA FORMULASI YANG BERBEDA-BEDA PENDAHULUAN Teh herbal merupakan teh dari akar , batang , biji , bunga , kulit buah dan daun d,” J. Rekayasa dan Manaj. Agroindustri, vol. 11, no. 3, pp. 394–402, 2023.
I. S. Nurminabari, T. Widiantara, and W. Irana, “PENGARUH PERBANDINGAN SERBUK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) DENGAN CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) DAN KONSENTRASI GULA STEVIA (Stevia rebaudiana B.) TERHADAP KARAKTERISTIK TEH CELUP DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.),” Pas. Food Technol. J., vol. 6, no. 1, p. 18, 2019, doi: 10.23969/pftj.v6i1.1504.
C. Suryono, L. Ningrum, and T. R. Dewi, “Uji Kesukaan dan Organoleptik Terhadap 5 Kemasan Dan Produk Kepulauan Seribu Secara Deskriptif,” J. Pariwisata, vol. 5, no. 2, pp. 95–106, 2018, doi: 10.31311/par.v5i2.3526.
N. H. Wasia, I. M. Sudarma, L. R. T. Savalas, and A. Hakim, “ISOLASI SENYAWA SINAMALDEHID DARI BATANG KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) DENGAN METODE KROMATOGRAFI KOLOM,” J. Pijar Mipa, vol. 12, no. 2, pp. 91–94, 2017, doi: 10.29303/jpm.v12i2.347.
R. Apriliani, Tamrin, and Hermanto, “Pengaruh Penambahan Kayu Manis (Cinnamomum Verum) terhadap Karakteristik Organoleptik dan Antioksidan Minuman Sari Buah Alpukat (Perseaamericana Mill),” J. Sains dan Teknol. Pangan, vol. 4, no. 6, pp. 2621–2634, 2019.
F. Rachmawati, C. Anna Nur Afifah, and A. Bahar, “Pengaruh Jumlah Bubuk Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Terhadap Sifat Organoleptik Sus Kering,” J. Tata Boga, vol. 10, no. 3, pp. 437–448, 2021.
M. Zainuddinnur, M. Meldayanoor, and N. Nuryati, “Proses Pembuatan Teh Herbal Daun Sukun Dengan Optimasi Proses Pengeringan Dan Penambahan Bubuk Kayu Manis Dan Cengkeh,” J. Teknol. Agro-Industri, vol. 3, no. 1, pp. 14–21, 2017, doi: 10.34128/jtai.v3i1.11.
A. Rustamsyah, H. Kartini, I. Martiani, and D. Sujana, “Analisis Fenol dan Flavonoid Total Pada Beberapa Teh Putih (Camellia sinensis L.) yang Beredar di Pasaran,” Teknotan, vol. 16, no. 3, p. 177, 2023, doi: 10.24198/jt.vol16n3.7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 fransiska ambu kaka ambu kaka, wahyu mushollaeni, Lorine Tantalu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










