Analisis Wacana Pemberitaan Kasus Skandal Kekerasan Seksual P Diddy di Media Online Detikcom

Main Article Content

Gregorius Sumanto
Yuni Lasari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wacana pemberitaan kasus skandal kekerasan seskual P Diddy pada media online Detik.com terutama pada berita di bulan september 2024-juni 2025. Masalah yang diteliti adalah Bagaimana wacana pemberitaan kasus skandal kekerasan seksual P Diddy pada media online Detik.com?. Jenis penelitian yang digunakan penelitian metode kualitatif dengan menggunakan dsicouse analysis (analisis wacana) dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini dari website berita media online Detik.com terkait berita kasus skandal P Diddy. Data dikumpulkan melalui dokumentasi berupa berita-berita kasus skandal kekerasan seksual P Diddy di media online Detik.com yang akan di amati. Hasil penelitian menunjukan bahwa Detik.com cendrung membingkai pemberitaan dengan menonjolkan unsur sensansi dan dramati, terutama melalui bahasa yang provokatif dan penekanan pada status P Diddy sebagai sosok publik yang berpengaruh. Pemberitaan lebih banyak menekankan aspek sensasional, kontroversial, dan detail kehidupan pelaku daripada mengimbangi pengalaman dan kesedihan korban.


This research aims to find out the discourse on the reporting of the P Diddy sexual violence scandal case on the online media Detik.com, especially on the news in the months of September 2024-June 2025. The problem studied is What is the discourse on the reporting of the P Diddy sexual violence scandal case on the online media Detik.com? The type of research used is qualitative research methods using discipline analysis (discourse analysis) and documentation. The data source for this research is from the online media news website Detik.com regarding news about the P Diddy scandal case. Data was collected through documentation in the form of news about the P Diddy sexual violence scandal case on the online media Detik.com which will be observed. The research results show that Detik.com tends to frame its reporting by highlighting elements of sensation and drama, especially through provocative language and emphasis on P Diddy's status as an influential public figure. Reporting emphasizes sensational, controversial aspects and details of the perpetrator's life rather than compensating for the victim's experiences and sadness.

Article Details

How to Cite
Sumanto, G., & Lasari, Y. (2026). Analisis Wacana Pemberitaan Kasus Skandal Kekerasan Seksual P Diddy di Media Online Detikcom . Journal of Communication Research, 2(1), 56–69. https://doi.org/10.61105/jcr.v2i1.375
Section
Articles

References

Fairclough, N. (1995). Media Discourse. London: Edward Arnold.

Moleong, L. J, 2018. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung, PT Remaja Rosdakarya Naskah

Fairclough, N. (2003). Analysing Discourse: Textual Analysis for Social Research. Routledge

Van Dijk, T. A. (2009). Society and Discourse: How Social Contexts Influence Text and Talk. Cambridge University Press.

Peranginangin, I. F. D., Lubis, P. R., & Batubara, M. Q. (2025). Dinamika Media Massa dan Perubahan Sosial di Indonesia. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial, 9(2), 58-69.

Nurhanifah, N. (2021). Fenomena sensasi di media sosial dan dampaknya terhadap perilaku remaja. JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Communication Study, 7(2), 116-124.

Kustiman, E., & Destrian, O. (2025). Penguatan Perlindungan Psikososial Anak Korban Kekerasan Melalui Praktik Pemberitaan Etis Media Massa. Jurnal Common, 9(2), 160-174.

Gufran, G., Rosmini, R., & Latief, R. (2021). Bingkai Media Pemberitaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak (Studi Komparasi Kompas. com dan Detik. com). Jurnal Sipakalebbi, 5(2), 141-163.

Zuhrudin, A. (2017). Reformulasi bahasa santun sebagai upaya melawan kekerasan verbal terhadap anak. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(2), 265-276.

Widayati, U., & Hadijah, H. (2024). Dampak kekerasan verbal pada anak SD di Bima. eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar, 8(1), 138-147.

Fairclough, N. (2013). Critical discourse analysis: The critical study of language. Routledge.

Adiyanto, W., & Sabrina, P. A. (2023). Glorifikasi Kebebasan Dari Penjara Figur Publik Pelaku Kekerasan Seksual di Infotainment Indonesia. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 43-55.

Ningrum, D. R., & Mala, I. K. (2024). Strategi redaksi dalam menjaga keakuratan dan kecepatan berita di media online: Analisis peran jurnalis dalam meningkatkan kualitas berita. Multilingual: Journal of Universal Studies, 4(2), 196-209.

Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta

Van Dijk, T. A. (2009). Society and Discourse: How Social Contexts Influence Text and Talk. Cambridge University Press.