Implementasi Kurikulum Diniyah Formal dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Santri
DOI:
https://doi.org/10.61105/jap.v2i2.499Keywords:
Kurikulum Diniyah Formal, Pesantren, Metode Pembelajaran, SantriAbstract
Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis implementasi Kurikulum Diniyah Formal (KDF) di pesantren untuk meningkatkan pemahaman keagamaan santri. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan KDF diterapkan secara terstruktur melalui jenjang I’dad, Wustha, dan Ulya dengan fokus penguasaan ilmu keislaman serta kitab kuning. Proses pembelajaran memadukan metode konvensional (sorogan dan bandongan) dengan pendekatan modern seperti Problem Based Learning. Sistem evaluasi dilakukan melalui ujian syafahi (lisan), tahriri (tertulis), dan khataman. Faktor pendukung KDF meliputi regulasi kuat, dukungan lembaga, tenaga pendidik, masyarakat, dan pemerintah. Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan sarana, perbedaan kemampuan santri, kompetensi pedagogik guru, serta manajemen lembaga yang belum optimal.Kesimpulannya, diperlukan inovasi pembelajaran yang adaptif dan peningkatan kompetensi pendidik. Upaya ini penting agar implementasi KDF dapat meningkatkan pemahaman keagamaan santri secara lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.
This descriptive qualitative study analyzes the implementation of the Formal Diniyah Curriculum (KDF) in Islamic boarding schools to enhance students' religious understanding. Data was collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that KDF is systematically implemented across three educational levels—I’dad, Wustha, and Ulya—focusing on mastering Islamic sciences and classical texts (kitab kuning). The learning process integrates conventional methods like sorogan and bandongan with modern approaches such as Problem-Based Learning. Evaluation is conducted through syafahi (oral) exams, tahriri (written) tests, and khataman. Key supporting factors include strong regulations, institutional support, qualified educators, and community and government backing. However, obstacles remain, including limited infrastructure, diverse student capabilities, gaps in teachers' pedagogical competence, and suboptimal institutional management. In conclusion, adaptive learning innovations and enhanced teacher competence are essential. These measures are crucial to optimizing KDF's effectiveness in developing students' religious understanding while keeping it relevant to contemporary challenges.
References
Anjani, S., Subhi, M. R., & Anekasari, R. (2025). Analisis integrasi metode pembelajaran konvensional dan modern. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 19(1). https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/6837
Asnur, L., Remiswal, R., & Khadijah, K. (2024). Ciri khas Pondok Pesantren Raudhatul Iman Tebo Jambi dalam evaluasi pembelajaran kitab kuning. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 27160–27170. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/16911
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (2015). Panduan kurikulum diniyah formal. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Ghazali, M. N., Wafa, M. A., & Anandita, S. R. (2024). Implementasi manajemen kurikulum dalam membentuk lulusan yang bermutu di Madrasah Diniyah Al Qur’an Bahrul Ulum. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(3). https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1245
Ja’far, J. (2025). Designing, implementing, and evaluating: Management of teaching the Kitab Kuning in Pesantren. Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 40–49. https://doi.org/10.38073/jimpi.v4i2.2611
Junaidi, K., Hitami, M., & Zaitun. (2024). Dampak transformasi digital terhadap metode pengajaran di pondok pesantren Kabupaten Kampar: Peluang dan tantangan. Instructional Development Journal, 7(1), 178. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/IDJ/article/view/31426
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2014). Pedoman penyelenggaraan pendidikan diniyah formal.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2020 tentang pendidikan pesantren. https://yogyakartakota.kemenag.go.id/wp-content/uploads/2022/02/PMA-31-TENTANG-PENDIDIKAN-PESANTREN.pdf
Khairani, D., Salminawati, & Dahlan, Z. (2025). Implementasi metode pendidikan Islam dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren NU Al Qomariah Galang. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 14(2). https://jurnalalkhairat.org/ojs/index.php/fikrotuna/article/view/1369
Khoiruddin, H., & Ferisal, R. I. (2018). Manajemen pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 3(1). https://doi.org/10.15575/isema.v3i1.3279
Kurniadi. (2025). Integrasi tradisi dan modernitas dalam reformasi pendidikan pesantren: Studi kasus kawasan Pesantren Sidosermo Surabaya. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 25(1). https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/5061
Mastur, A. (2022). Integrasi kurikulum di Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha Al Fithrah Surabaya. Jurnal Tarbawi STAI Al Fithrah, 10(2), 168. https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/215
Nata, A. (2010). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.
Nurhamsah, Syuhadak, & Ifawati, N. I. (2021). Manajemen kurikulum Pendidikan Diniyah Formal pembelajaran Nahwu dalam meningkatkan keterampilan membaca di Pondok Pesantren Salafiyah Parappe Sulawesi Barat. Shaut Al-‘Arabiyah, 9(2). https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Shautul-Arabiyah/article/view/25656
Implementasi kebijakan pendidikan diniyah formal di Madrasah Cokrokertopati Takeran Magetan. (2021). Excelencia: Journal of Islamic Education & Management, 1(1), 65–83. https://doi.org/10.21154/excelencia.v1i01.194
Sumantri, A., & Aziz, A. A. (2025). Kurikulum diniyah dalam peningkatan kemampuan baca kitab kuning santri di Pondok Putra Pesantren Tebuireng. Millatuna: Jurnal Studi Islam, 2(3). https://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/millatuna/article/view/9769
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adawiyah, Nur Karimah, Rifa Qoriatin, Qurrotul Ayuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


