Strategi Peningkatan Mutu Lulusan Melalui Penerapan Kurikulum Merdeka (Studi Kasus di SDIQU Al-Bahjah Tulungagung)
DOI:
https://doi.org/10.61105/jap.v1i2.229Keywords:
Madrasah principal competence, teacher competence, graduate qualityAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi peningkatan mutu lulusan melalui penerapan Kurikulum Merdeka di SDIQU Al-Bahjah Tulungagung. Fokus utama penelitian mencakup kebijakan kepala sekolah, kompetensi guru, serta kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di SDIQU Al-Bahjah ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, guru yang kompeten dalam pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan karakter, serta dukungan sarana prasarana yang memadai. Penerapan Kurikulum Merdeka terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan hasil akademik, serta membentuk lulusan yang memiliki kompetensi abad 21 dan karakter profil pelajar Pancasila. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi lembaga pendidikan dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
This study aims to describe strategies for improving graduate quality through the implementation of the Independent Curriculum at SDIQU Al-Bahjah Tulungagung. The main focus of the research includes the principal’s policy, teacher competence, and the readiness of facilities and infrastructure in supporting the implementation of the Independent Curriculum. The research method used is descriptive qualitative, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that the success of the Independent Curriculum implementation at SDIQU Al-Bahjah is influenced by visionary school leadership, competent teachers who apply project-based and character-based learning approaches, and adequate supporting infrastructure. The implementation of the Independent Curriculum has proven effective in enhancing students’ learning motivation and academic achievement, while also producing graduates equipped with 21st-century competencies and strong Pancasila student character. This research provides important implications for educational institutions in developing curricula that are adaptive and relevant to contemporary needs.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1998). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon.
Brookfield, S. D. (2017). Becoming a Critically Reflective Teacher (2nd ed.). San Francisco: Jossey-Bass.
Bungin, B. (2010). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
Darling-Hammond, L. (2017). The Right to Learn: A Blueprint for Creating Schools that Work. San Francisco: Jossey-Bass.
Epstein, J. L. (2018). School, Family, and Community Partnerships: Preparing Educators and Improving Schools (2nd ed.). New York: Routledge.
Fullan, M. (2007). The New Meaning of Educational Change (4th ed.). New York: Teachers College Press.
Garrison, D. R., & Vaughan, N. D. (2008). Blended Learning in Higher Education: Framework, Principles, and Guidelines. San Francisco: Jossey-Bass.
Guskey, T. R. (2002). Professional Development and Teacher Change. Teachers and Teaching: Theory and Practice, 8(3), 381–391.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (2021). Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
OECD. (2019). OECD Learning Compass 2030: A Series of Concept Notes. Paris: OECD Publishing.
Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.
Rahim, F. (2011). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahman, A. (2021). Digitalisasi Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Deepublish.
Riyana, C. (2020). Inovasi Pembelajaran di Era Digital. Bandung: UPI Press.
Sallis, E. (2012). Total Quality Management in Education (4th ed.). London: Routledge.
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suparlan. (2019). Menjadi Guru Efektif: Strategi Mengembangkan Kompetensi Profesional. Yogyakarta: Deepublish.
Suryana, D. (2018). Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Suyanto, & Djihad, A. (2013). Bagaimana Menjadi Guru Profesional. Yogyakarta: Multi Pressindo.
Suyitno, I., Haryanti, D., & Rafiqie, M. (2025). Etika Profesi Keguruan dan Profesionalisme Guru di Era Digital. Malang: UB Press.
Thomas, J. W. (2000). A Review of Research on Project-Based Learning. San Rafael, CA: Autodesk Foundation.
Tilaar, H. A. R. (2002). Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Grasindo.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahyudin, D., dkk. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Tantangan dan Solusi. Bandung: UPI Press.
Wahyudi, A. (2021). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Yogyakarta: Deepublish.
Wicaksono, A., & Sari, M. (2023). Efektivitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Meningkatkan Karakter Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2), 112–126.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Hidayatus Solekhah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


