Manajemen Kepala Sekolah Dalam Membangun Budaya Religius (Studi Kasus di MTs Muallimin Muallimat Arridwan Trenggalek)

Authors

  • Hasim As'ari STAI Diponegoro Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.61105/jap.v2i1.270

Keywords:

Manajemen Kepala Sekolah, Budaya Religius, Pendidikan Islam, Principal Management, Religious Culture, Islamic Education

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kepala sekolah dalam membangun budaya religius di MTs Muallimin Muallimat Arridwan Trenggalek melalui pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melakukan perencanaan melalui kerja sama dengan yayasan dan guru dalam menyusun program religius secara sistematis dan terarah sesuai visi madrasah. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan religius rutin seperti sholat dhuha, dzikir Rotib Al-Haddad, pembiasaan doa harian, serta pembinaan akhlak dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah. Evaluasi program dilakukan secara periodik melalui monitoring kegiatan, rapat evaluasi, dan refleksi bersama untuk mengetahui efektivitas program yang telah berjalan. Budaya religius menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sekolah dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, kedisiplinan, tanggung jawab, serta terciptanya suasana pembelajaran yang kondusif dan harmonis. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen kepala sekolah yang sistematis dan kolaboratif mampu memperkuat budaya religius secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.

This study aims to describe the principal’s management in building a religious culture at MTs Muallimin Muallimat Arridwan Trenggalek through a qualitative case study approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, and the data were analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study show that the principal conducted planning through collaboration with the foundation and teachers in designing religious programs systematically and in line with the madrasah’s vision. In the implementation stage, routine religious activities such as Dhuha prayer, Rotib Al-Haddad dhikr, daily prayer habituation, and moral development were consistently carried out by all school members. Program evaluation was conducted periodically through activity monitoring, evaluation meetings, and joint reflection to assess the effectiveness of the implemented programs. The religious culture has become an inherent character in school life and has a positive impact on students’ character building, discipline, responsibility, and the creation of a conducive and harmonious learning environment. This study confirms that systematic and collaborative principal management can strengthen religious culture sustainably in the madrasah environment.

References

Al-Attas, S. M. N. (1991). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: ISTAC.

Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006). Transformational Leadership (2nd ed.). Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.

Danim, S. (2010). Peran Kepemimpinan dalam Membangun Budaya Organisasi Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Fullan, M. (2001). The New Meaning of Educational Change (3rd ed.). New York: Teachers College Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2007). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). New York: Pearson Education.

Schein, E. H. (2010). Organizational Culture and Leadership (4th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation Theory, Models, and Applications. San Francisco: Jossey-Bass.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparlan. (2004). Budaya Sekolah dan Komunitas Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suyanto. (2004). Prinsip-Prinsip Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Hikayat Publishing.

Tilaar, H. A. R. (2002). Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Wahjosumidjo. (2002). Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoritis dan Permasalahannya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Downloads

Published

2026-04-01

How to Cite

Hasim As’ari. (2026). Manajemen Kepala Sekolah Dalam Membangun Budaya Religius (Studi Kasus di MTs Muallimin Muallimat Arridwan Trenggalek). Journal of Academic Pedagogy, 2(1), 20–25. https://doi.org/10.61105/jap.v2i1.270

Issue

Section

Articles